TAWASSUL BUKAN BID’AH

Sebagian orang kurang tepat dalam memahami hakekat tawassul, sehingga mereka dengan begitu mudahnya memberi label sesat dan syirik kepada saudaranya sesama Muslim yang tidak sepandapat dengannya. Oleh karenanya, disini akan dijelaskan hakekat tawassul ini:

  1. tawassul merupakan salah satu cara berdoa, salah satu bab untuk bertawajjuh kepada Allah. Maksud dan tujuannya adalah Allah, sedangkan hal yang dipakai untuk tawassul hanyalah perantara untuk menjadikannya lebih dekat kepada Allah SWT
  2. tidaklah seseorang tawassul dengan sesuatu kecuali karena rasa cintanya dan keyakinannya bahwa Allah juga mencintai sesuatu tersebut
  3. orang yang bertawassul, jika dia berkeyakinan bahwa yang dia pakai untuk bertawassul tersebut dapat memberi manfaat atau bahaya seperti Allah atau di bawah Allah,maka bearti dia syirik
  4. bertawassul bukanlah hal yang wajib atau harus dilakukan, dan terkabulkannya doa tidak tergantung pada ada-tidaknya tawassul.

 

RASULULLAH BERTAWASSUL DENGAN HAQ PARA NABI

Dalam manaqib Sayyidah Fathimah binti Asad – ibunda Sayyidina ‘Ali RA – disebutkan bahwa ketika beliau meninggal dunia, Rasulullah SAW sendirilah yang menggali kuburnya dengan tangan beliau dan mengeluarkan tanah dengan tangan beliau juga, kemudian ketika sudah selesai, Rasulullah SAW masuk ke dalam dan miring lalu berdoa:

 

الله الذي يحي ويميت وهو حي لا يموت اغفر لأمي فاطمة بنت أسد ولقنها حجتها ووسع عليها مدخلها بحق نبيك والأنبياء الذين من قبلي فإنك أرحم الراحمين

 

Allah-lahDzat Yang Menghidupkan dan Mematikan dan Dia Hidup Tidak Mati, ampunilah ibuku Fathimah binti Asad, tuntunlah hujjahnya dan lapangkanlah baginya tempat masuknya dengan perantara haq Nabi-Mu dan para Nabi sebelumku, maka sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Paling Pengasih.

 

Kemudian Nabi Muhammad bertakbir empat kali dan Nabi, Sayyidina Abbas, dan Abu Bakar As Siddiq memasukkannya ke dalam liang lahat (Riwayat Atthobaroni dalam Mu’jam Kabir danMu’jam Awsath dan juga diriwayatkan oleh Al Haitsami dalam Majma’uzzawaid 9/258).

 

RASULULLAH BERTAWASSUL DENGAN HAQ PARA ORANG YANG BERDOA

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال:قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من خرج من بيته إلى الصلاة ، فقال: اللهم إني أسألك بحق السائلين عليك وبحق ممشاي هذا فإني لم أخرج أشراً ولا بطراً ولا رياء ولا سمعة ، خرجت اتقاء سخطك وابتغاء مرضاتك ، فأسألك أن تعيذني من النار، وأن تغفرلي ذنوبي ، إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت، أقبل الله بوجهه واستغفر له سبعون ألف ملك

 

Dari Abu Sa’id Al Khudri RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya untuk melakukan shalat (di masjid) kemudian ia berdo’a: “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan perantara haq orang-orang yang berdo’a kepada-Mu dan dengan perantara haq langkah-langkahku ketika berjalan ini, sesungguhnya aku keluar rumah bukan untuk menunjukkan sikap angkuh dan sombong, juga bukan karena riya’ dan sum’ah, aku keluar rumah untuk menjauhi murka-Mu dan mencari ridla-Mu, maka aku memohon kepada-Mu: selamatkanlah aku dari api neraka dan ampunilah dosa-dosaku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau”, maka Allah akan meridlainya dan tujuh puluh ribu malaikat memohonkan ampun untuknya.

  • Al Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dengan sanad yang di dalamnya ada pembicaraan, dan dianggap hasan oleh Al Hafidz Abul Hasan (At Targhib wat Targhib: 2/458)
  • Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Hadits ini hasan, dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan Ibnu Khuzaimah dalam Kitab Tauhid, Abu Nu’aim, dan Ibnus Sani” (Nataijul Afkar: 1/272)
  • Al ‘Iraqi berkata tentang hadits ini: bahwa sesungguhnya hadits ini hasan (Al Mughni – Takhrij Ahaditsil Ihya’: 1/323)
  • Al Hafidz Al Bushiri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shohihnya (Misbahuz Zujajah: 1/98)
  • Al ‘Allamah Al Muhaqqiq Al Muhaddits As Sayyid ‘Ali bin Yahya Al ‘Alawi menyebutkan dalam risalahnya “Hidayatul Mutakhobbithin” bahwa Al Hafidz Abdul Ghoni Al Maqdisi menganggap hasan hadits ini, dan diterima oleh Ibnu Hatim (Al Matjarur Robih: 471)

 

SAHABAT BERTAWASSUL DI MAKAM RASULULLAH PADA MASA SAYYIDINA UMAR

Berkata Alhafidz Abu Bakar As Suyuthi:

وقال الحافظ أبو بكر البيهقي : أخبرنا أبو نصر بن قتادة وأبو بكر الفارسي قالا : حدثنا أبو عمربن مطر حدثنا إبراهيم بن علي الذهلي حدثنا يحيى بن يحيى حدثنا أبو معاوية عن الأعمش عن أبي صالح عن مالك قال : أصاب الناس قحط في زمن عمر بن الخطاب فجاء رجل إلى قبر النبي فقال: يا رسول الله استسق الله لأمتك فإنهم قد هلكوا ، فأتاه رسول

الله في المنام فقال “ائت عمر فأقرئه مني السلام وأخبرهم أنهم مسقون ، وقل له : عليك بالكيس الكيس

 

Abu Nashr bin Qotadah dan Abu Bakr Al Farisi memberi kabar kepadaku, keduanya berkata: Abu Umar bin Mathor menceritakan kepadaku, Ibrahim bin Ali Addzihli menceritakan kepadaku, Yahya bin Yahya menceritakan kepadaku, Abu Mu’awiyah menceritakan kepadaku, dari A’masy, dari Abu Sholih, dari Malik ia berkata: “Paceklik datang di masa Sayyidina Umar, maka salah seorang mendatangi kuburan Nabi dan mengatakan: Wahai Rasulullah, mohonkanlah hujan kepada Allah untuk ummat-mu karena sungguh mereka betul-betul telah binasa, kemudian orang ini bermimpi bertemu dengan Rasulullah dan Rasulullah berkata kepadanya: “Sampaikan salamku kepada Umar dan beritahukan bahwa hujan akan turun untuk mereka, dan katakan kepadanya “bersungguh-sungguhlah dalam melayani ummat”. Kemudian sahabat tersebut datang kepada Umar dan memberitahukan apa yang dilakukannya dan mimpi yang dialaminya. Umar menangis dan mengatakan: “Ya Allah, Saya akan kerahkan semua upayaku kecuali yang aku tidak mampu”.

Sanad Hadits ini adalah shohih (demikian kata Al Hafidz Ibnu Katsir dalam Al Bidayah: 8/91)

Dan Saif berkata dalam “Al Futuh” bahwa orang yang melihat Nabi dalam mimpinya tersebut adalah Bilal bin Al Harits Al Muzani, salah seorang sahabat. Ibnu Hajar berkata: Sanadnya shohih (Fathul Bari 2/415).

 

Dari paparan beberapa dalil di atas, jelaslah kiranya bahwa tawassul bukanlah bidah, sebagaimana dituduhkan oleh sebagian orang.

 

Wallahu a’lam bis showab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: